Dini dan Tari memiliki usaha pelayanan ekspedisi paket lokal. Perusahaan yang dipunyai saat ini berbentuk CV. Usaha mereka kian berkembang, sebab para pelanggannya paling puas dengan pelayanan perusahaan dan pun mereka percaya paket yang diantarkan selalu diterima dengan baik dan tepat waktu.

Dengan kian majunya perusahaan kepunyaan Dini dan Tari, mereka bercita-cita meningkatkan format perusahaannya untuk Pendirian PT namun tetap memakai riwayat perusahaan CV mereka (tanpa membuat format usaha baru). Mereka berharap, bahwa dengan adanya evolusi status perusahaan mereka menjadi PT, maka usaha mereka bakal dapat semakin berkembang. Apakah tersebut dimungkinkan ya?

Bagaimana teknik meningkatkan format perusahaan CV menjadi PT?

Permasalahan dan pertanyaan serupa tidak jarang terjadi dalam praktek. Pada prinsipnya, sebuah perusahaan berbentuk CV dapat ditingkatkan format usahanya menjadi PT dengan memakai riwayat atau ijin-ijin CV sebelumnya.

Adapun langkah-langkahnya inilah ini sebagai berikut:

1. Revaluasi Asset

Pada dasarnya CV ialah suatu persekutuan yang didirikan menurut Perjanjian. Karena bukan badan hokum, di dalam CV tidak terdapat pemisahan kekayaan antara kekayaan semua perseronya (terutama persero aktifnya) dengan kekayaan CV. Oleh sebab itu, guna dapat memahami berapa jumlah kekayaan dari CV yang diceraikan dari kekayaan semua perseronya, dimana kekayaan itu akan di masukkan sebagai kekayaan PT yang bakal dibentuk, maka me sti dilaksanakan revaluasi asset dari CV tersebut.

Untuk tersebut CV dimaksud kesatu -tama me sti mengerjakan audit semua kekayaan yang dimilikinya. Audit itu harus dilaksanakan oleh akuntan public independen. Setelah diketahui berapa besar total asset yang diceraikan oleh semua persero dalam CV itu maka asset CV itu akan dirasakan sebagai setoran modal semua persero CV ke dalam PT.

2. Iklan di Surat Kabar nasional

Para persero lantas melakukan iklan di surat kabar yang beredar nasional atas rencana evolusi status CV menjadi PT, sekaligus memberitahukan pula neraca hasil audit atas total asset CV yang bakal disetorkan oleh semua persero tersebut. Tujuan dari iklan tersebut pun dimaksudkan guna memberitahukan untuk public dan semua kreditur bahwa hak dan keharusan dari CV tersebut berpindah kepada PT.

3. Akta Pendirian PT

Setelah etape kesatu dan etape kedua itu di lakukan, maka tanpa menantikan jeda masa-masa tertentu, empunya CV dapat langsung menciptakan akte pendirian PT, yang pada premisenya secara garis besarnya menjelaskan bahwa semua persero dari CV menegakkan PT dengan menyetorkan semua kekayaan dari CV yang telah diaudit di ke dalam kekayaan PT.

Dalam praktek di masyarakat, tidak sedikit pula semua persero dari CV yang memandang proses itu rumit dan panjang. Oleh sebab itu, kadang dipungut jalan lain, yaitu menegakkan PT baru dengan memakai nama yang sama dengan nama CV tersebut. Hal itu dapat ditempuh pun sebagai alternative yang gampang dan cepat; sepanjang riwayat atau latar belakang berupa empiris kerja atau perijinan dari CV itu tidak perlu dipakai oleh PT dalam menjalankan usahanya