Bicara mengenai apartemen, tentunya Anda telah tak asing lagi dengan jenis hunian yang satu ini. Apartemen ialah hunian vertikal yang dapat jadi pilihan tempat bermukim di samping rumah. Tapi, tidak sedikit orang berasumsi bahwa bermukim di apartemen tersebut tidak nyaman sebab luasnya terbatas.

Padahal, opini itu tidaklah benar. Berikut sejumlah kelebihan bermukim di apartemen yang barangkali tak bakal Anda temukan di lokasi tinggal tapak.

Keuangan
Manfaat bermukim di apartemen yang kesatu ialah dari aspek keuangan. Jika kita mempunyai apartemen namun jarang dihuni, usahakan sewakan saja. Anda bakal mendapat passive income bulanan. Tak heran, tidak sedikit orang yang memanfaatkan apartemen sebagai aset investasi properti yang menjanjikan.

Pemeliharaan
apartemen tb simatupang memiliki tidak sedikit fasilitas yang digunakan bersamaan dengan penghuni lainnya, laksana lift, empang renang, dan sebagainya. Fasilitas-fasilitas tersebut pasti harus dipelihara supaya tetap bermanfaat dengan baik. Tapi tenang! Anda melulu perlu menunaikan iuran atau ongkos maintenance apartemen dan kita tak butuh lagi cemas tentang itu.

Fasilitas
Berbeda dengan lokasi tinggal tapak (landed), perumahan apartemen lazimnya dibangun dengan kemudahan khusus seperti empang renang, pusat kebugaran, minimarket dan trek lari langsung di lokasi atau minimal dalam jarak yang paling dekat. Tinggal di apartemen terbukti paling nyaman dengan banyaknya kemudahan yang tersedia, lagipula jika Anda hendak serba praktis dan mudah.

Keamanan
Memang tidak semua, tapi seringkali para pengembang akan meluangkan sistem ketenteraman berlapis guna menjamin ketenteraman seluruh penghuninya. Misalnya saja menempatkan tidak sedikit security di masing-masing sudut dan lantai apartemen dan memasang CCTV.

Ukuran
Kebanyakan orang berasumsi bahwa kelemahan tinggal di apartemen ialah ukurannya yang terbatas. Padahal, tidak juga.

Sebenarnya, masalah ukuran ini paling relatif dan tergantung keperluan setiap orang. Bagi keluarga, barangkali Anda memerlukan ukuran apartemen yang lebih luas dan bisa memilih tipe apartemen besar laksana 3 bedroom.

Namun, seorang mahasiswa yang baru lulus umumnya menggali tempat yang lebih simple. Ruangan ini tak me sti besar dan mewah, melulu perlu terasa aman dan nyaman. Kebutuhan dasar yang sama ini terlihat jelas pada banyak sekali orang, laksana mahasiswa dan perempuan atau lelaki lajang.

Masyarakat/ Komunitas
Paradigma masyarakat sekitar ini merupakan*, rata-rata penghuni apartemen dikenal individualis. Padahal, hidup bertetangga di apartemen manfaatnya paling besar lho.

Selain menyusun komunitas, guna lainnya ialah implikasi sosial dari jarak dekat dan koneksi yang berkembang sekitar mereka bermukim di apartemen tersebut. Biasanya, hal laksana ini tidak jarang dijumpai di wilayah pedesaan dan pinggiran kota, hidup bertetangga di apartemen meningkatkan bisa jadi menciptakan koneksi seumur hidup.