Mencoba Cuka Apel untuk Rambut Halus dan Berkilau

Posted on

Sejujurnya, aku nggak puas hal-hal yang berbau DIY, mungkin karena saya sudah kehilangan kepercayaan sama treatment DIY. Sebagai pejuang jerawat selama sembilan tahun, aku sudah mencoba segala macam resep DIY di Pinterest untuk jerawat dan hasilnya tetap mengecewakan. Walaupun begitu, aku penasaran banget serupa tren cuka apel yang naik daun lagi, tetapi nggak senang merelakan muka saya, LOL! Luckily, saya ingat terkecuali aku dulu memanfaatkan Cuka Apel Bragg untuk rambut, so I will try to re-visit pengalaman aku bersama cuka apel.

Alasan aku senang mencoba DIY ini? Saya puas banget pakai dry shampoo. Terkadang, ada residu dry shampoo yang nggak dapat bersih tercuci bersama shampoo biasa dan menumpuk di kulit kepala saya. Alhasil, rambut aku lama keringnya, aku tiba-tiba ‘ketombean’ dan gatal-gatal. Yikes. Berhubung asam, cuka apel diklaim dapat bersihkan sisa-sisa product di rambut dan mengembalikan acid mantle yang dimiliki oleh rambut. Kulit kepala akan bersih dan rambut jadi halus, kembali ke situasi asli rambut kamu.

Untuk style cuka apel yang aku gunakan, kali ini aku memanfaatkan cuka apel organik yang unfiltered. Kalau sudah nonton videonya Mbak Affi berkenaan cuka apel, pasti kamu udah ngeh kalau cuka apel yang baik digunakan untuk DIY adalah yang unfiltered dan mempunyai kandungan ‘The Mother‘, dengan kata lain bibit fermentasi cuka apel. Untuk digunakan di rambut, aku melarutkan cuka apel bersama air matang, perbandingannya 1:1. Agar lebih mudah diaplikasikan, aku memanfaatkan botol spray.

Pertama, aku keramas seperti biasa menggunakan shampoo dan dibilas bersih. Setelah bersih, aku terasa menyemprotkan campuran air dan cuka apel ke kulit kepala. Karena concern saya adalah bersihkan residu dry shampoo, saya menyemprotkan cuka apel bersama jarak dekat kulit kepala, sambil ”membuka” rambut per bagian agar merata. Berasa sedikit tingling sih, tetapi nggak hingga perih atau terbakar. Setelah terasa sudah rata, aku baru menyemprot batang rambut. Saya diamkan sebentar, lebih kurang tiga-empat menit, baru aku bilas bersama air, lalu dikeringkan. Saya sengaja nggak memanfaatkan kondisioner lagi, dikarenakan dambakan perlihatkan terkecuali bilasan cuka apel dapat menghaluskan rambut.

Hasilnya? Rambut aku beneran jadi benar-benar halus dan kepala jadi mudah banget! Gatal-gatalnya terhitung hilang dan kulit kepala terasa segar. Tapi, aku terasa PR banget untuk mencuci bau cuka apel berasal dari rambut saya. Saya menghabiskan kurang lebih 20 menit di bawah shower untuk menghalau baunya. Walaupun sudah dicampur air, baunya tetap kuat banget.

Walaupun begitu, aku tetap menyarankan untuk mencoba DIY ini, bahkan terkecuali sudah punya cuka apel yang digunakan untuk toner. Untuk meminimalisir baunya, Kak Netta menyarankan untuk mencampurkan madu atau essential oil. Menurut saya, DIY ini bagus banget untuk dikerjakan sebulan sekali, untuk deep cleansing rambut kamu. Jangan benar-benar kerap ya, takutnya rambut kamu jadi jadi rusak dikarenakan disemprot acid berkali-kali, LOL!

Oh ya, aku terhitung dulu mencoba DIY ini memanfaatkan cuka apel filtered yang lebih mudah ditemukan di supermarket, yang biasa digunakan untuk masak. Hasilnya mirip-mirip kok, tetapi aku merasa, memanfaatkan cuka apel yang organik membuat rambut aku lebih halus! Let me know in the comment box if you have tried this langkah before.