3 Negara Ini Membebaskan Warga Negaranya Dari Pungutan Pajak

Posted on

3 Negara Ini Membebaskan Warga Negaranya Dari Pungutan Pajak

Konsultan Pajak Jakarta – Hampir semua negara yang ada di dunia ini memungut pajak demi kelangsungan hidup rakyat. Namun beberapa negara ini, rakyat yang memiliki pendapatan tidak akan dikenai pungutan pajak.

Pajak memang terkadang jadi momok yang sangat menakutkan bagi banyak orang karena jumlah besaran pajak yang dipungut tidak pernah tanggung-tanggung besarnya. Misalnya saja di negara maju, seseorang bisa dikenakan pajak penghasilan sampai 25%. Pajak tersebut yang nantinya akan membiayai pemerintahan, pembangunan, membayar hutang negara dan tidak terkecuali membayar gaji para pegawai negeri.

Jadi, tidak heran jika banyak orang kaya yang mencari tempat tinggal atau negara lainnya untuk menyimpan uang mereka tanpa dikenakan pajak tinggi. Berikut ini beberapa negara yang membebaskan rakyatnya dari pungutan pajak penghasilan.

UEA

Merupakan salah satu negara yang memiliki pendapatan per kapita paling besar di seluruh dunia yakni US$48.200. UEA merupakan salah satu negara yang tidak menerapkan pungutan pajak penghasilan baik untuk wajib pajak pribadi maupun pajak capital.

Bisa dibilang jika pemerintah di negara ini memang mengandalkan pendapatan minyak sebesar 80% untuk dapat membiayai negara. Sedangkan, pendapatan dari pajak serta cukainya kurang dari 12%. Dan kabarnya lagi, pekerja asing tidak diwajibkan untuk bayar uang jaminan social namun pengusaha diharuskan untuk bayar sebesar 12.5% tiap bulannya dari total gaji pokok sebagai jaminan social serta uang pension. Pajak ini merupakan pajak tidak langsung yang telah diterapkan dengan tujuan untuk dapat membiayai perumahan, pajak kota dan jalan.

Qatar

Tidak ada pungutan khusus untuk pendapatan pribadi, royalty, dividen, keuntungan modal juga property untuk negara ini. Warga negara cukup bayar 5% dari total pendapatan sebagai jaminan sosialnya. Karena tidak beda jauh dari UEA, Qatar merupakan negara perekonomian yang berhasil melakukan pertumbuhan per kapita sebesar US$88.000.

Oman

Setelah itu adalah Oman. Negara Timur Tengah ini mendapatkan kekayanan paling tinggi dari produksi minyaknya. Warga negara Oman hanya perlu mengeluarkan sebanyak 6.5% dari total gaji bulanan untuk nantinya digunakan sebagai jaminan social.